Beneran Melangkah atau Sekedar Melangkah, Apa Kabar Bisnis Anda?

Posted by

Apakah anda saat ini sedang ingin memulai membangun bisnis sendiri? Atau apakah anda sudah mempunyai banyak ide peluang usaha yang ingin segera dijalankan?

Seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya bahwa ada beberapa alasan yang bisa anda pertimbangkan untuk segera membangun bisnis anda sendiri.

Nah, jika anda sudah menemukan alasan yang tepat maka simpan alasan tersebut, kemudian jadikan sebagai tujuan anda ketika membangun bisnis kelak.

Contohnya,

Di sini alasan pribadi saya untuk segera memulai membangun bisnis sendiri karena saya sadar bahwa suatu hari saya akan “pensiun” dan tidak produktif lagi maka saya harus mempersiapkan bekal untuk menyongsong masa itu.

Persiapan bekal itulah yang menjadi tujuan saya, dimana tujuan itu kemudian menjadi mindset dalam pikiran saya, yakni untuk mencapai kebebasan finansial dan segera pensiun sehingga saya akan mempunyai banyak waktu berkualitas bersama keluarga.

 

Sebelum melanjutkan lagi, coba sekarang anda renungkan kembali apa alasan terbesar anda untuk memulai membangun bisnis sendiri?

 

Jika berbicara bisnis, maka akan berujung pada proses jualan.

Seperti yang pernah disampaikan oleh mentor saya bahwa “ Jualan adalah proses membantu orang yang dibayar”.

Perhatikan fokus utamanya dari sebuah proses jualan (Bisnis) yakni membantu orang lain yang pada akhirnya kita sebagai pelaku bisnis akan mendapatkan imbalan bayaran dari orang yang sudah terbantu oleh bisnis tersebut.

Jadi, pastikan saat anda akan memulai sebuah bisnis kehadirannya mampu membantu orang lain. Semakin banyak orang yang terbantu dengan bisnis anda maka bisnis anda akan semakin bertumbuh dan berkembang.

 

Lalu bagaimana cara agar bisnis tersebut mampu membantu banyak orang?

 

Silahkan anda cari dimana tempat orang – orang banyak berkumpul, kemudian dengarkan apa yang menjadi permasalahan mereka. Nah, berikan solusi atas permasalahan mereka dengan produk atau layanan jasa anda.

Contoh,

Istri saya sering ikut kegiatan para ibu – ibu di lingkungan tempat saya tinggal, kebetulan saya tinggal di Jakarta dan suasana di sini cukup panas. Singkat cerita dari obrolan ibu – ibu itu ada sebuah permasalahan yakni ketika sholat merasa kegerahan dengan mukena yang dipakainya.

Kebetulan istri punya kenalan supplier mukena yang bahannya halus, dipakai berasa adem selain itu jahitan pada mukena tersebut juga rapi bagian luar maupun dalam. Kemudian produk tersebut coba ditawarkan pada ibu – ibu dan hasilnya luar biasa.

Yang bermula awalnya dari mulut ke mulut sekarang sudah ada toko onlinenya, di toko online itu juga tersedia koleksi hijab dan sajadah travel. Boleh kalau ingin sekedar lihat di www.toyibah.com atau di fanpage facebook @cstoyibah

 

Coba sampai di sini pikirkan kembali, apakah dengan kehadiran bisnis anda banyak orang yang akan merasa terbantu?

 

Kalau anda sudah mantap dengan alasan maupun tujuan untuk memulai bisnis sendiri dan yakin bahwa kehadiran bisnis tersebut akan mampu membantu banyak orang, sekarang lanjut ke pondasi dasarnya sebelum anda terjun ke dunia bisnis.

Pondasi dasar yang saya maksud yakni penggemblengan mental anda sebagai seorang calon pengusaha.

Sekarang, di era informasi ini akan banyak anda temukan bahwa di internet setiap harinya ada artikel mengenai peluang usaha yang menjanjikan profit besar dengan waktu singkat.

Pada kenyataannya mungkin itu bisa terealisasi bagi sebagian orang, tapi ingat bisnis itu dibangun, tumbuh, berkembang dan dijaga kelangsungannya. Proses ini bisa jadi penuh dengan perjuangan dan usaha yang “berdarah – darah” (usaha yang sangat keras).

Hal ini harus benar – benar anda sadari bahwa perjuangan untuk mencapai sebuah tujuan pasti perlu pengorbanan istilahnya “no pain no gain”.

Untuk dapat bertahan nantinya dalam pengembangan bisnis anda, perlu kesiapan mental yang tangguh. Maka dari itu sebelum anda mulai untuk terjun ke dunia bisnis, silahkan pelajari buku – buku motivasi, ikuti seminar ataupun course yang tentu ilmunya ataupun energinya bisa anda serap untuk pengembangan diri anda.

Ada hal yang perlu anda waspadai, khususnya karena anda pemula dalam dunia bisnis, pelajarilah apa yang ilmu tersebut nantinya memang akan anda gunakan untuk pengembangan diri dan bisnis anda.

Begitu banyaknya informasi tersebar saat ini, kecenderungan bagi anda yang masih pemula akan terpancing maupun tergiur dengan ilmu – ilmu yang istilahnya “ isinya daging” semua, sehingga anda ikut bermacam – macam seminar atau course yang tidak fokus ke bisnis dan diri anda.

Jangan sampai nanti jika mental anda belum terbentuk setelah ikut course baru setengah jalan anda mempraktekkannya karena hasilnya tidak sesuai harapan, anda menyalahkan mentornya atau malah main coba – coba semua tanpa tujuan yang jelas.

Maka dari itu, coba diet informasi yang anda terima agar anda dapat fokus pada tujuan anda untuk pegembangan diri dan pengembangan bisnis anda. Ingat, pastikan anda sudah memiliki kesiapan mental ketika nanti anda benar – benar mulai menjadi seorang pengusaha.

Nah, sampai pada penghujungnya di sini saya sampaikan bahwa untuk membangun sebuah bisnis jangan sampai anda hanya sekedar membangun dan menjalankannya saja, akan tetapi mulailah dengan memiliki alasan kuat sebagai tujuan bisnis dan kesiapan mental  anda sebagai calon pengusaha.

 

Semoga bermanfaat,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *